Sepotong Daging Bertentangan Dengan Hati Nurani   1 comment

Norman Cousins : Di jagad raya ini, tindakan yang memiliki kekuatan terbesar adalah dengan Hati Nurani sendiri menyadarkan Nurani umat manusia tentang kebersamaan hidup semua makhluk ! Hidup vegetaris merupakan langkah awal untuk membangkitkan Hati Nurani semua manusia ! Kecemerlangan Hati Nurani terealisasi dari sikap tidak mengusik atau menyakiti makhluk lain, tetapi senantiasa mencintai semua bentuk kehidupan. Kita tahu jelas bahwa kita melakukan hal yang benar. Dengan keputusan untuk hidup ber-vegetaris, maka kita segera merasakan nyaman. Kedamaian dan sukacita memenuhi jiwa sehingga dapat hidup tenteram dan rukun. Kematian hewan yang disembelih membawa dendam dan kebencian mendalam. Matanya yang terbuka lebar menunjukkan jiwa tak ikhlas untuk mati begitu saja. Sekali penganiayaan dan pembantaian terjadi, maka dengan sendirinya telah tercipta karma buruk dan akar-akar kekerasan. Tidak akan ada ketenteraman Hati Nurani dan perdamaiann di antara umat manusia, jika manusia masih melancarkan pembunuhan dan kekerasan terhadap bentuk-bentuk kehidupan. Pendeta Dr. Albert Schweitzer di usianya yang lanjut, terpilih sebagai penerima Novel Perdamaian karena seumur hidupnya memperjuangkan dan membabarkan panggilan Nurani : ” Kita mutlak tak boleh memendam seruan suara Hati Nurani kita yang sungguh manusiawi, termasuk cinta kasih kepada semua hewan, agar bisa menjadi manusia yang seutuhnya dan sesungguhnya.”

Insafi Kebenaran dalam aksara Mandarin 食 物 (baca : shi wu) yang bermakna makanan. Aksara pertama 食= makan, terdiri dari 2 bagian : aksara 人 (baca : ren) bermakna manusia, dan aksara 良 (baca : liang) berarti Hati Nurani (良 心). Jadi, makanan harus sesuai dengan Hati Nurani, yang tidak sesuai dengan Hati Nurani, tidak dimakan. Makanan harus berdasarkan cinta kasih, yang membelakangi cinta kasih, tidak dimakan. Vegetaris membuat Anda saat makan tiada deraan Nurani. Aksara kedua 物 = benda, juga terdiri dari dua bagian : aksara 牛 (baca : niu) bermakna kerbau/sapi, dan aksara 勿 (baca : wu) bermakna jangan. Jadi, jangan memakan daging kerbau/sapi (bermakna eksplisit/tersurat), jangan memakan daging makhluk apapun (makna implisit/tersirat), karena dalam 5000 tahun sejarah aksara mandarin, dengan arif dipilih kerbau/sapi mewakili semua hewan, karena kerbau/sapi adalah saudara manusia yang paling penting dan paling berjasa karena membuka lahan pertanian, memberikan susunya, dan mengangkut barang berat. Singkat kata, aksara Mandarin makanan berarti makanan vegetaris adalah makanan sesuai Hati Nurani. Sebaiknya, memakan daging adalah sangat sadis, tiada cinta kasih, tidak memahami martabat kehidupan. Mengisi penuh perut sendiri dengan semua kehidupan makhluk lain adalah tak bermoral, tak ber-Hati Nurani 🙂

Iklan

Posted November 7, 2010 by Happy 24 Jam in Uncategorized

One response to “Sepotong Daging Bertentangan Dengan Hati Nurani

Subscribe to comments with RSS.

  1. pernyataan yang sangat bodoh sekali buat anda.
    makan daging tidak ada hubungannya dengan hati nurani.
    tidak ada jaminan dengan memakan sayur orang menjadi bermoral.
    bagi pemakan daging, pemakan sayuran adalah orang orang yang fanatik dan tolol sekali karena otaknya tidak mendapatkan protein yang cukup sehingga size otaknya mengecil dan pada akhirnya tidak mampu melihat fakta dan kenyataan yang benar:)
    sungguh kasihan….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: