Sepotong Daging Memperpendek Usia   4 comments

Bangsa Eskimo seumur hidup makan daging dan lemak. Mereka cepat menjadi tua, dan panjang usia mereka rata-rata hanya 28 tahun. Bangsa Kirgis yang berpola hidup nomaden diwilayah timur Rusia, makanan mereka kebanyakan terdiri dari daging, sehingga mereka pun cepat menjadi tua dan cepat pula mati, dengan usia yang jarang mencapai 40 tahun. Penelitian skala besar telah dilakukan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Minnesota, Amerika (1960) selama 21 tahun terhadap penganut Kristen Adventis yang vegetarian. Ditemukan, bahwa kelompok ini memiliki kemungkinan sangat rendah terkena kanker, dengan rentang hidup yang jauh lebih panjang dibandingkan kelompok lainnya. Kumpulan Catatan Kebiasaan Hidup yang diteliti sesudah Perang Dunia II, secara jelas terus-menerus menunjukkan bukti nyata bahwa makanan hewani mengakibatkan pendek usia. Bangsa Eskimo, penduduk Pulau Laplanders di Eropa Utara, Norwegia Utara, Swiss Utara, Finlandia Utara, pulau bekas Sovyet, Greenland, suku Kurgi di Rusia, kesemuanya termasuk penduduk dunia yang paling banyak mengkonsumsi daging, sekaligus tercatat sebagai penduduk dengan usia rata-rata terpendek, hanya 30 tahun ! Iklim yang ekstrim bukanlah alasan untuk memakan daging, perhatikan poin berikut di bawah ini.

Penduduk di wilayah yang bersuhu ekstrim tetapi sepanjang hidup hanya termakan secuil daging atau total bervegetarian, seperti bangsa Yucatan Indian, suku Todas di India Timur dan suku Hunzakuts di Pakistan, rata-rata usia hidup mereka : 90 tahun hingga 100 tahun ! Suku Vilcambas di Pegunungan Andes, Ekuador, Suku Abkhasians di daerah Laut Hitam, bekas wilayah Soviet, dan Suku Hunzas di Pakistan Utara, daerah Gunung Himalaya, ketiga suku ini hidup bervegetarian. Khusus penduduk Suku Hunzas, susu hewan atau secuil daging yang termakan oleh mereka hanyalah sejumlah 1,5 % dari total kalori yang mereka konsumsi. Buku Catatan Sejarah Awal Vegetarian : Selama Perang Dunia I, di Denmark terjadi krisis pangan, ancaman bahaya kekurangan bahan makanan ini terjadi sebagai akibat blokade Inggris. Pemerintahan Denmark menunjuk Ketua Masyarakat Vegetarian untuk mengatur pembagian jatah makanan dan diterapkan menu tanpa daging. Hasilnya, angka kematian penduduk mengalami penurunan sebanyak 34 % ! Demikian juga ketika rakyat Norwegia terpaksa menjadi vegetarian karena tiada bahan hewani saat Perang Dunia I, angka penderita sakit dan angka kematian segera menurun. Penelitian telah membuktikan, berkat konsumsi banyak buah-buahan, sayur-mayur dan biji-bijian, maka : Masyarakat Vilehamba di Pegunungan Andes Equador, suku Hunza di Himalaya, pedesaan di utara Hokkaido, Jepang, semua orang di daerah itu hidup dengan usia rata-rata 120 tahun. Demikian pula orang Gorgia di Pegunungan Kaukasus, juga berusia panjang. Suku bangsa Otomi di Meksiko dan penduduk asli Barat Daya Amerika, semuanya hidup sehat dan tetap aktif di usia 100 tahun, usia mereka mencapai 110 tahun atau lebih. 🙂

Iklan

Posted Januari 1, 2011 by Happy 24 Jam in Uncategorized

4 responses to “Sepotong Daging Memperpendek Usia

Subscribe to comments with RSS.

  1. apakah sya pertamax..?

  2. oooo…makanya banyak orang pada suka jadi vegetarian, rupanya ini latar belakangnya…., trims ya atas infonya…

  3. mas artikel nya keren..salam kenal tukeran link boleh mas ya,
    link mas dah tak pasang di sidebar blog saya.di tunggu link balik nya ya mas..!^^

  4. thanks infonya, tambah2 ilmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: