Sepotong Daging adalah Sumber Penyakit   2 comments

Pepatah Kuno mengatakan : ” Penyakit masuk dari mulut ”. Umat manusia memakan mayat bangkai daging hewan yang hidup tersiksa dan mati disembelih, sehingga menyebabkan penyakit atau keracunan. Sesungguhnya, semua penyakit dan penderitaan yang mengikutinya, dapat dicegah melalui diet makanan yang penuh kebijaksaan. drh. Abadi Sutisna, Msi dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB Bogor : Manusia suka mengkonsumsi daging merah, seperti daging sapi, kambing atau kerbau. Jika tidak hati-hati, jelas bisa tertular penyakit yang dibawa oleh virus yang terdapat dalam daging yang dikonsumsi. Dalam kasus mad cow, prion-lah yang menularkan penyakit kegilaan ini pada manusia. Jika sudah menular ke manusia, istilahnya sudah bukan mad cow lagi, melainkan disebut sebagai penyakit jenis baru ( new varian ) Creutzfeldt-Jacobs Disease. Sebenarnya, kebutuhan tubuh manusia akan protein, bisa didapat dari tumbuhan, contohnya seperti dilakukan oleh para vegetarian. Kisah nyata cuplikan Koran The International Herald Tribune : Setiap hari, Dominuque Eboli hanya bisa memandang tanpa daya putranya, Arnaud yang tergolek lemah di tempat tidur. Penyakit yang diderita lelaki berusia 19 tahun itu benar-benar membuatnya kehilangan seluruh kekuatan. Suaranya kian hari kian lemah, pertumbuhan badannya praktis terhenti. Eboli jelas memahami bahwa penyakit yang diderita putranya, cepat atau lambat akan merambat ke otak, lalu menyebabkan otak sang anak tidak lagi utuh, tetapi berubah wujud seperti spons / bantalan busa yang berlubang-lubang. Kalau sudah demikian, Eboli tahu bahwa tiada kekuatan apapun yang bisa menahan putra kesayangannya untuk kembali ke sisi-Nya. ”Tidak ada yang bisa kulakukan lagi sekarang,” ujar Eboli lirih,” Ini sungguh menyakitkan !” Eboli tidak tahu apa yang bisa menyembuhkan anaknya, kecuali mukjizat Tuhan. Namun ia jelas menyadari apa yang membuat putranya harus menderita seperti itu, yakni : daging sapi. Arnaud sejak kecil memang selalu gemar makan hamburger, tiada hari tanpa hamburger, dan begitu melahap makanan kesukaannya itu, satu tidaklah cukup ! Ketika Arnaud menunjukkan prilaku yang agak aneh, Eboli curiga bahwa putranya terjangkit penyakit yang ia ketahui sebagai varian dari Creutzfeldt Jacob disease. Ketika hasil pemeriksaan laboratorium telah diterima, yakinlah ia bahwa sang putra tercinta telah parah terjangkit yang heboh di zaman ini : mad cow (sapi gila). Kisah nyata ini membuat semua orang trenyuh….. Tiada seorang pun yang tahu sejak kapan penyakit itu ada….. Tiada seorang pun yang dapat memprediksikan, kapan bisa ditemukan obat penyembuh penyakit itu….. Tiada seorang pun yang berani memperkirakan berapa jumlah orang yang akan menjadi korban penyakit sapi gila ini….. Ironisnya, orang yang terserang penyakit mad cow, gejalanya baru dapat diketahui setelah 10 hingga 14 tahun kemudian ! Tiada seorang pun yang ingin bernasib seperti Arnaud. Kita tentu tidak berharap bahwa kasus seperti itu menimpa anggota keluarga kita sendiri. Cukup dengan bervegetarian, kisah tragis tadi tidak akan terulang lagi.

Peter Singer, Dosen Filsafat di Monash University, Australia dan Jim Mason melaporkan : Hampir sama dengan hewan ternak industri lainnya, ayam-ayam ternak yang ada, umumnya kekurangan makanan, vitamin dan mineral, tetapi dijejali obat dan hormon, sehingga pertumbuhan mereka gemuk tetapi abnormal, menderita penyakit mata, kebutaan, kelelahan, penyakit ginjal, terhambatnya pertumbuhan seksual, otot yang lemah, kelumpuhan, pendarahan internal, anemia, keanehan pertumbuhan paruh dan persendian tubuh. Tulang mereka amat rapuh. Mereka juga umum menderita kejang otot, kaki yang melengkung atau terplintir, bengkaknya persendian, bahkan tulang belakang mereka tidak tumbuh sempurna, leher terplintir, dan peradangan sendi. Semua hewan yang begitu mengenaskan, dipenuhi penyakit yang mudah menular, baik kepada pekerja industri daging, maupun konsumen. Dinas pekerja telah memasukkan jenis pekerjaan para pekerja industri daging ke dalam daftar jenis pekerjaan berbahaya. Umat manusia dapat mencegah serangan dari berbagai penyakit kanker yang umumnya dijumpai lewat pola makan vegetarian yang banyak mengkonsumsi sayur-mayur dan berbagai palawija. 🙂

Iklan

Posted Februari 2, 2011 by Happy 24 Jam in Uncategorized

2 responses to “Sepotong Daging adalah Sumber Penyakit

Subscribe to comments with RSS.

  1. sepertinya aku harus ubah kebiasaan makan nih..kayanya emang bener2 ga sehat 😛

  2. perut merupakan sumber penyakit.. senada ya??
    ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: